Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Pertolongan Allah untuk Orang yang Jujur

alfawani.com - Abu Hurairah meriwayatkan dari Rasulullah bahwa seorang laki-laki dari kalangan Bani Israil meminta kepada seorang Bani Israil lainnya agar memberikan pinjaman seribu dinar kepadanya. Lalu si pemberi pinjaman berkata, "Datangkanlah para saksi. Saya meminta mereka untuk bersaksi."

Orang yang meminta pinjaman berkata, "Sukuplah Allah yang menjadi saksi". Pemberi pinjaman menambahkan, "Datangkanlah seorang penjamin." Dia menjawab, "Cukuplah Allah sebagai penjamin." Pemberi pinjaman berkata, "Engkau benar."

Kemudian dia memberikan seribu dinar kepada si peminjam sampai waktu yang ditentukan. Selanjutnya si peminjam pergi mengarungi lautan untuk memenuhi kebutuhannya. Setelah itu, dia mencari kendaraan yang akan mengantarkannya mengembalikan pinjaman sesuai waktu yang telah disepakati. Namun ternyata dia tidak menemukan kendaraan. Lantas dia mengambil kayu dan melubanginya, kemudian memasukkan seribu dinar dan selembar kertas di dalamnya untuk si pemberi pinjaman.

Selanjutnya dia menghanyutkan kayu tersebut ke laut sambil berkata, "Ya Allah, sungguh Engkau mengetahui bahwa saya meminjam seribu dinar kepada si fulan, lalu dia meminta penjamin kepadaku dan kukatakan, "Cukuplah Allah sebagai penjamin. Dia pun ridha karena Engkau. Dia juga meminta saksi, lalu saya berkata, "Sukuplah Allah menjadi saksi." Diapun ridha karena Engkau. Sesungguhnya saya telah bersusah payah menemukann kendaraan untuk mengantarkan utangku kepada pemiliknya, tetapi saya tidak menemukannya. Sungguh, saya menitipkan kayi ini kepadaMu." Meskipun telah menghanyutkan kayu tersebut ke laut, dia terus mencari kendaraan untuk menuju daerahnya.

Di lain pihak, si pemberi pinjaman menanti kedatangan kendaraan yang membawa piutangnya. Tak lama kemudian, dia menemukan sebuah kayu yang mengapung di dekatnya. Diambilnya kayu tersebut untuk dijadikan kayu bakar. Namunn ketika hendak menggergajinya, dia menemukan yang dan selembar kertas.

Beberapa waktu kemudian, si peminjam hutang datang sambil memberikan seribu dinar. Si pemberi pinjaman bertanya, "Apakah engkau pernah mengirimkan sesuatu kepadaku?" Dia menjawab, "Demi Allah, saya telah bersusah payah mencari kendaraan untuk menyerahkan piutangmu. Namun saya tidak menemukan kendaraan sebelum saya datang sekarang ini." Si pemberi pinjaman berkata. Allah telah mengantarkan sesuatu darimu yang engkau kirimkan melalui kayu dan mengalir dengan membawa seribu dinar". Masya Allah.. (HR. Al-Bukhari).

Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah Cetakan 1, Nurul Hayat Edisi 171

Posting Komentar

0 Komentar