Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Akhlaq : Adab Ketika Menguap, Yuk Jaga Adab Ketika Bersin!


alfawani.com
- Adab-Adab Bersin

  1. Mendo'akan Orang Yang Bersin
  2. Mendo'akan Orang Yang Bersin Hanya Dilakukan Ketika Mendengar Tahmid Dari Orang Yang Bersin Tersebut
  3. Disunnahkan Bagi Orang Yang Bersin Mengucapkan :
    Alhamdulillah Atau Alhamdulillahi 'Ala KulIi Haal
  4. Disunnahkan Bagi Orang Yang Mendoakan Orang Yang Bersin Mengucapkan Yarhamukalloh
  5. Disunnahkan Bagi Orang Yang Yang Bersin Untuk Mengucapkan :  Yahdikumullah  Wa Yuslihu Baalakum (Mudah-Mudahan Allah Memberimu Petunjuk Dan Memperbaiki Urusan Kalian) Atau Yarhamukallah Wa lyyaakum Wa Yaghfiru Lana Wa Lakum (Mudah Mudahan Allah Merahmati  Kami Dan Juga Kalian, Dan Mengampuni  Kami  Dan Juga Kalian) Setelah Orang Lain Mendo'akannya
  6. Disunnahkan Bagi  Orang Yang Bersin Untuk Merendahkan Suara Bersinnya
  7. Mendo'akan Orang Yang Bersin Sebanyak Tiga Kali  Saja,
  8. Bolehnya Mendo'akan Ahlu Dzimmah (Yakni  Kafir Dzimmi) Ketika Bersin Dengan Mengucapkan  :    Yahdikumul/ah  Wa Yus/ihu Baalakum.


Adab-Adab Menguap

Disunnahkan  Menutup Mulut Ketika Menguap Karena Dia Dari  Syetan Disunnahkan untuk menahan menguap sebisa mungkin,banyak  hadis-hadis yang menerangkannya, diantaranya  adalah hadis: 
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu  dari Nabi  shallallahu 'alaihi wasallam  bersabda: "Menguap itu  dari  setan.  Maka bila seorang dari  kalian menguap hendaklah sedapat mungkin ditahannya  karena bila seseorang dari  kalian menguap dengan mengeluarkan suara haa,  setan akan tertawa".  Dalam lafadz  Muslim

disebutkan ".... apabila salah seorang dari  kalian menguap hendaklah menahannya semampunya."  Dan dalam lafadz Ahmad

disebutkan " ....Maka hendaklah ia menahan semampunya,  dan jangan mengucapkan;  ha,  ha. Karena jika salah seorang dari kalian membuka mulutnya setan akan mentertawakannya, " atau  beliau mengatakan; "tertawa karenanya." (HR.Al-Bukhari (no.3046),  Muslim (no.5310), Ahmad (no.9165), at-Tirmidzi (no.370), Abu Dawud ( no. 5028)) .

Diriwayatkan "Aku mendengar seorang anak Abu Sa'id Al Khudri  menceritakan dari ayahnya berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Bila salah seorang dari kalian menguap hendaklah ditutupi dengan tangannya karena sesungguhnya setan masuk."

Dan dalam lafadz riwayat Ahmad disebutkan " .... Jika salah seorang dari kalian menguap dalam shalat hendaklah ia menutupkan tangannya di mulut,  karena sesungguhnya setan dapat masuk bersamaan ketika ia menguap." (HR. Muslim (no.5311 ), Ahmad  (no.10895), Abu Dawud (no.5026),  dan ad-Darimi (no.1382)).  Catatan penting :    sebagian orang bersandar kepada permohonan perlindungan dari syetan ketika menguap,  ini adalah kesalahan yang jelas dilihat dari  dua sisi:  Pertama :    Bahwa ta'awudz  (memohon perlindungan) adalah dzikir yang dibuat-buat oleh dirinya sendiri  yang tidak di syari'atkan oleh Nabi. Kedua :   Orang tersebut telah meninggalkan sunnah yang Nabi # perintahkan  ketika menguap,  yaitu manahan mulut ketika menguap semampunya,  baik dengan pakaian, menutupkan tangan,  atau dengan cara yang lain,  maka hendaklah setiap muslim memperhatikan  hal  ini.

Sumber : Materi Daring Akhlaq SDTQ Al Mujahidin Program Unggulan

إرسال تعليق

0 تعليقات