alfawani.com - Adab-Adab Bersin
- Mendo'akan Orang Yang Bersin
- Mendo'akan Orang Yang Bersin Hanya Dilakukan Ketika Mendengar Tahmid Dari Orang Yang Bersin Tersebut
- Disunnahkan Bagi Orang Yang Bersin Mengucapkan :Alhamdulillah Atau Alhamdulillahi 'Ala KulIi Haal
- Disunnahkan Bagi Orang Yang Mendoakan Orang Yang Bersin Mengucapkan Yarhamukalloh
- Disunnahkan Bagi Orang Yang Yang Bersin Untuk Mengucapkan : Yahdikumullah Wa Yuslihu Baalakum (Mudah-Mudahan Allah Memberimu Petunjuk Dan Memperbaiki Urusan Kalian) Atau Yarhamukallah Wa lyyaakum Wa Yaghfiru Lana Wa Lakum (Mudah Mudahan Allah Merahmati Kami Dan Juga Kalian, Dan Mengampuni Kami Dan Juga Kalian) Setelah Orang Lain Mendo'akannya
- Disunnahkan Bagi Orang Yang Bersin Untuk Merendahkan Suara Bersinnya
- Mendo'akan Orang Yang Bersin Sebanyak Tiga Kali Saja,
- Bolehnya Mendo'akan Ahlu Dzimmah (Yakni Kafir Dzimmi) Ketika Bersin Dengan Mengucapkan : Yahdikumul/ah Wa Yus/ihu Baalakum.
Adab-Adab Menguap
Disunnahkan Menutup Mulut Ketika Menguap Karena Dia Dari Syetan Disunnahkan untuk menahan menguap sebisa mungkin,banyak hadis-hadis yang menerangkannya, diantaranya adalah hadis:
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Menguap itu dari setan. Maka bila seorang dari kalian menguap hendaklah sedapat mungkin ditahannya karena bila seseorang dari kalian menguap dengan mengeluarkan suara haa, setan akan tertawa". Dalam lafadz Muslim
disebutkan ".... apabila salah seorang dari kalian menguap hendaklah menahannya semampunya." Dan dalam lafadz Ahmad
disebutkan " ....Maka hendaklah ia menahan semampunya, dan jangan mengucapkan; ha, ha. Karena jika salah seorang dari kalian membuka mulutnya setan akan mentertawakannya, " atau beliau mengatakan; "tertawa karenanya." (HR.Al-Bukhari (no.3046), Muslim (no.5310), Ahmad (no.9165), at-Tirmidzi (no.370), Abu Dawud ( no. 5028)) .
Diriwayatkan "Aku mendengar seorang anak Abu Sa'id Al Khudri menceritakan dari ayahnya berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Bila salah seorang dari kalian menguap hendaklah ditutupi dengan tangannya karena sesungguhnya setan masuk."
Dan dalam lafadz riwayat Ahmad disebutkan " .... Jika salah seorang dari kalian menguap dalam shalat hendaklah ia menutupkan tangannya di mulut, karena sesungguhnya setan dapat masuk bersamaan ketika ia menguap." (HR. Muslim (no.5311 ), Ahmad (no.10895), Abu Dawud (no.5026), dan ad-Darimi (no.1382)). Catatan penting : sebagian orang bersandar kepada permohonan perlindungan dari syetan ketika menguap, ini adalah kesalahan yang jelas dilihat dari dua sisi: Pertama : Bahwa ta'awudz (memohon perlindungan) adalah dzikir yang dibuat-buat oleh dirinya sendiri yang tidak di syari'atkan oleh Nabi. Kedua : Orang tersebut telah meninggalkan sunnah yang Nabi # perintahkan ketika menguap, yaitu manahan mulut ketika menguap semampunya, baik dengan pakaian, menutupkan tangan, atau dengan cara yang lain, maka hendaklah setiap muslim memperhatikan hal ini.
Dan dalam lafadz riwayat Ahmad disebutkan " .... Jika salah seorang dari kalian menguap dalam shalat hendaklah ia menutupkan tangannya di mulut, karena sesungguhnya setan dapat masuk bersamaan ketika ia menguap." (HR. Muslim (no.5311 ), Ahmad (no.10895), Abu Dawud (no.5026), dan ad-Darimi (no.1382)). Catatan penting : sebagian orang bersandar kepada permohonan perlindungan dari syetan ketika menguap, ini adalah kesalahan yang jelas dilihat dari dua sisi: Pertama : Bahwa ta'awudz (memohon perlindungan) adalah dzikir yang dibuat-buat oleh dirinya sendiri yang tidak di syari'atkan oleh Nabi. Kedua : Orang tersebut telah meninggalkan sunnah yang Nabi # perintahkan ketika menguap, yaitu manahan mulut ketika menguap semampunya, baik dengan pakaian, menutupkan tangan, atau dengan cara yang lain, maka hendaklah setiap muslim memperhatikan hal ini.
Sumber : Materi Daring Akhlaq SDTQ Al Mujahidin Program Unggulan


0 تعليقات